Archive

Archive for the ‘Pengertian Umum’ Category

Dokumen Pabean

May 8, 2010 3 comments

Dalam rangka pemenuhan kewajiban pabean dilakukan di kantor pabean, wajib menyampaikan dokumen Pemberitahuan Pabean, dapat berbentuk kertas formulir atau pun paperless melalui data elektronik. Berikut jenis-jenis pemberitahuan pabean;

( BC I = kewajiban pengangkut;  BC 2.0/2.1 = kewajiban importir;  BC 2.2, BC 2.3, 2.4, 2.5 = kewajiban pengusaha TPB;  BC 3.0/3.1 = kewajiban eksportir)

No Kode Dok. Nama Dok. Keterangan
1 BC 1.0 RKSP Rencana Kedatangan Sarana Pengangkut
2 BC 1.1 Manifest Pemberitahuan barang kargo/niaga yang diangkut dalam sarana pengangkut
3 BC 1.2 Pemberitahuan barang impor yang diangkut lanjut
4 BC 1.3 Pemberitahuan pengangkutan barang asal daerah pabean dari satu tempat ke tempat lain melalui luar daerah pabean
5 BC 2.0 PIB Pemberitahuan Impor Barang
6 BC 2.1 PIBT Pemberitahuan Impor Barang Tertentu
7 BC 2.2 Customs Declaration Pemberitahuan Impor Barang penumpang/awak sarana pengangkut
8 PPKP Pencacahan dan Pembeaan Kiriman Pos: Pemberitahuan Impor Barang melalui Paket Pos
9 KILB Kartu Identitas Lintas Batas: Pemberitahuan impor bagi penduduk di perbatasan
10 BC 2.3 Pemberitahuan pemasukan barang impor ke Tempat Penimbunan Berikat
11 BC 2.4 Pemberitahuan penyelesaian barang impor yang mendapatkan fasilitas kemudahan untuk diekspor, namun tidak jadi diekspor.
12 BC 2.5 Pemberitahuan pengeluaran barang dari Tempat Penimbunan Berikat
13 BC 3.0 PEB Pemberitahuan Ekspor Barang
14 BC 3.1 PEBT Pemberitahuan Ekspor Barang Tertentu -> sudah digabung dengan PEB
15 BC 4.0 Pemberitahuan pemasukan barang asal daerah pabean ke Kawasan Berikat
Categories: Pengertian Umum

Registrasi Kepabeanan

Setiap orang atau badan hukum yang akan melakukan pemenuhan kewajiban pabean, diwajibkan melakukan registrasi ke Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk mendapat nomor identitas dalam rangka akses kepabeanan, misalnya registrasi importir, registrasi eksportir dan registrasi PPJK (Perusahaan Pengurusan Jasa Kepabeanan). Dikecualikan    dari   ketentuan tersebut  adalah orang  yang melakukan pemenuhan kewajiban pabean tertentu, seperti barang penumpang, barang kiriman melalui pos/ jasa titipan atau pun barang diplomatik.

Categories: Pengertian Umum

Pemberitahuan Impor/Ekspor

Berdasarkan ketentuan, suatu barang dianggap sebagai barang impor dan terutang Bea, sejak barang impor memasuki daerah pabean. Jadi jika ada suatu barang dari luar negeri, maka saat tepat memasuki wilayah RI, langsung dinyatakan sebagai barang impor yang harus segera diselesaikan kewajiban kepabeanan, dengan pengawasan pejabat Bea Cukai.

Untuk ekspor, suatu barang dianggap telah diekspor dan diberlakukan sebagai barang ekspor, setelah barang dimuat di sarana pengangkut untuk dikeluarkan dari daerah pabean. Hal tersebut dapat diperkecualikan, jika dapat dibuktikan bahwa barang tersebut ditujukan untuk dibongkar di suatu tempat dalam daerah pabean. Misalnya barang yang dimuat untuk diperdagangkan antar pulau/kota dalam wilayah RI, bukan merupakan kegiatan ekspor.

Categories: Pengertian Umum

Istilah Kepabeanan

April 30, 2010 Leave a comment

Berikut beberapa terminologi umum dalam Kepabeanan sebagai berikut:

  1. Kepabeanan adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan pengawasan atas lalu lintas barang yang masuk atau keluar daerah pabean serta pemungutan bea masuk dan bea keluar.
  2. Daerah pabean adalah wilayah Republik Indonesia yang meliputi wilayah darat, perairan dan ruang udara di atasnya, serta tempat-tempat tertentu di Zona Ekonomi Eksklusif dan landas kontinen yang di dalamnya berlaku Undang-Undang ini.
  3. Kawasan pabean adalah kawasan dengan batas-batas tertentu di pelabuhan laut, bandar udara, atau tempat lain yang ditetapkan untuk lalu lintas barang yang sepenuhnya berada di bawah pengawasan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
  4. Kantor pabean adalah kantor dalam lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai tempat dipenuhinya kewajiban pabean sesuai dengan ketentuan Undang-Undang ini.
  5. Pos pengawasan pabean adalah tempat yang digunakan oleh pejabat bea dan cukai untuk melakukan pengawasan terhadap lalu lintas barang impor dan ekspor. Read more…
Categories: Pengertian Umum

Sejarah Singkat Bea dan Cukai

April 30, 2010 Leave a comment

Bea dan Cukai merupakan salah satu institusi penting yang dimiliki hampir setiap sistem pemerintahan di dunia. Di Indonesia, Bea dan Cukai merupakan salah satu warisan perjalanan dari sejarah masa lalu. Bagi kerajaan-kerajaan maritim Indonesia, pelabuhan merupakan pintu gerbang barang impor dan ekspor, dimana arus barang dapat diawasi dan dikenakan bea seperlunya. Pada masa kejayaan selat Malaka di era kerajaan Islam, Bea Cukai berperan aktif dalam perdagangan international. Begitu kapal memasuki pelabuhan, segera syahbandar datang menghampirinya. Tugas utama seorang syahbandar adalah mengurus dan mengawasi perdagangan orang-orang yang dibawahinya, termasuk pengawasan di pasar dan di gudang. Ia harus mengawasi timbangan, ukuran dagangan, dan mata uang yang dipertukarkan. Read more…

Categories: Pengertian Umum
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.